Saturday, 4 March 2017

Perlakukan Pacar Wanita Setara Pakaian

Zaman makin edan, berdampak jelas pada pola pikir wanita di zaman sekarang. Banyaknya ideologi yang tertanam buruk di otak para wanita, menyebabkan pria selalu saja salah akan bertindak. 

Vivalog

Tetapi, setelah melakukan beberapa riset yang mumpuni bersama teman-teman yang saat itu berpikir bersama akan cara agar tidak salah memperlakukan wanita, maka ditarik sebuah kesimpulan; PERLAKUKAN MEREKA SETARA PAKAIAN.

Pertama kita masuk ke dalam beberapa pola pikir wanita yang cenderung salah akan apa yang pria lakukan.

1. Pria yang banyak teman itu tidak bisa menghargai wanita.

Pola pikir seperti ini SALAH, Karena memiliki banyak teman berarti bisa menghargai wanita. Banyak teman dengan beragam tingkah laku bisa berada di tengahnya berarti memiliki tingkat adaptasi yang bagus, dan menghargai adalah kunci untuk memiliki banyak teman. 

2. Pria yang nakal tidak setia.

Sudah jelas SALAH. Karena kebanyakan dari yang nakal adalah mereka yang berIQ tinggi. Menurut riset yang telah diteliti bahwasanya berIQ tinggi cenderung setia terhadap pasangan.

3. Pria yang urakan penampilannya tidak romantis.

So pasti SALAH. Karena hal-hal keromantisan bukan dilihat dari penampilan pria itu keseharian. Romantis dan tidak romantis itu tergantung moment sebenarnya, dan bukan dari penampilan. Mau dia turun dari sepeda dan hujan rintik untuk mengatakan cinta berpakaian baju kaos celana pendek ngatakan cinta di depan orang tua wanita dan berjanji akan menikahi bila sudah kerja nanti, kan juga romantis.

Sudah dulu bagian buat wanita mengerti akan pola pikir salah. Masuk kebagian PERLAKUKAN WANITA SETARA PAKAIAN.

Ada sebuah kecenderungan pacaran di zaman sekarang antara pria dan wanita. Dimana apa yang diperoleh dari pacaran selain saling memperhatikan dan menghabiskan waktu sisa? 

Konsepnya adalah dengan perbandingan sederhana antara kita jadi pacar, teman dari si wanita dan orang lain.

Bila orang lain melihat rambut, maka teman dapat memegang rambut, dan pacar dapat mencium rambut. Benar bukan? 

Dan bila orang lain melihat paha wanita, kita sebagai pacar dapat mengelus, teman hanya boleh sekedar pegang. 

Dan begitu seterusnya sebatas apa yang terlihat kelanjutan.

Dan ada konsep perkataan. Pacar saat memuji, bibir si wanita senyum kagum, teman memuji si wanita "ada niat apa ni?" orang lain melihat lebih lama saja "ngapain sih dia lihat ke arah sini?" Sudah jelas bukan perbandingan sederhana yang menjadi kecenderungan pacaran di zaman edan ini. 

Kemudian sampailah pada kesimpulan seperti ini.

Bila dia memperlihatkan paha, rambut dan leher maka pacarnya mencium mereka. Bila memperlihatkan bongkahan dada, maka kita bisa memegangnya.

Bila memperlihatkan pinggul dengan pakaian ketat, sudah pasti pacarnya boleh memeluknya dari depan maupun belakang.

Bila dia memperlihatkan semuanya maka, sudah jelaslah habiskan masa muda.

Tetapi bila dia menutupnya, apa yang seharusnya ditutup, maka sudah jelas untuk menundukkan pandangan. 

Dan sekian.

Dengan sedikit pesan untuk pria.

Jadi kita sebagai pria harus lebih diuntungkan bila kita jadi pacar. Karena pada dasarnya pacaran itu yang kesalahan. Dan perlakuan sebaiknya apa yang dapat kita lihat dari apa yang diperlihatkan. Walau terkadang melihat apa yang tidak di perlihatkan itu lebih menantang.

Dan untuk wanita.

Jangan perlihatkan kalau seandainya tidak berkenan untuk mengasih.

***

#Tulisan ini ikut arisan godok bulan Maret. Silakan bagikan jika menyukai Imam Kharisma sebagai pemenang.

Imam Kharisma

0 comments:

Post a Comment