Wednesday, 26 April 2017

Cinlok di Tempat Wifi

Seperti biasa setelah pulang kuliah kuhabiskan waktu dengan menikmati wifi gratis di salah satu tempat yang disediakan, saat dengan santainya dan menyanyikan lagu k-pop kesukaanku aku merasakan kehadiran sesosok orang duduk di sampingku namun kuhiraukan. Namun lama kelamaan merasakan seseorang memperhatikan ku dan saat kuberbalik kesamping Tadaaa..


“Bughhh” aku pun terkejut dengan penampakan sosok itu ternyata heol daebak dia kakak yang kutaksir selama ini di salah satu organisasi yang kuikuti, aku tak beranjak dari keterjatuhanku mendadak terpaku dengan mata yang melotot hampir keluar dari sarangnya aku pun melamun dengan segala di pikiranku tanpa sadar.

“kau tak apa-apa?” kakak itu sambil mengulurkan tangannya untuk membantuku.

Hening masih dengan melongok nggak jelas dan jangan lupakan yang hampir melompat-lompat serta menyebabkan serangan jantung mendadak...

“hei kau tak apa-apa” sambil melambaikan tangannya dihadapanku
Aku pun dengan tergagap menjawab “ti...dak a..pa ap...a kak hehe..” dan menggapai tangannya diakhiri ketawa garing diakhirnya, yup itulah aku saat berhadapan dengan orang yang kusukai.

Ya ampun aku mengingat lagi hari yang sangat memalukan untukku, heuh bagaimana ini semoga tidak ada dirinya lagi di tempat kemarin...

Seperti biasa akupun duduk di tempat seperti kemarin. Bersantai ria berseluncur didunia maya pun membuatku larut tanpa tahu siapa yang sudah duduk di sampingku.

“ugh”

Akupun kebelet mau ke wc dan saat mau berbalik tadaaaa... ternyata kak Ade lagi yah itu nama kakak yang kusukai. Hua akupun langsung berlari tidak karuan menuju wc, sesampai di wc cepat-cepat kukunci langsung mengelus dada ya amun dah hari ini keberuntungan atau kesialan sih.

Akupun kembali ketempat duduk ku semula, ya ampun ternyata kakak itu masih duduk tenang disana. Apa yang harus kulakukan?

Di dalam pikiranku~~

Ambil tas, laptop langsung pergi dan langsung berlari. Kedua seperti tidak tahu apa-apa (ccdt), duduk tenang, sambil dengerin lagu lewat headsheat...

“hey dek melamun yah??” tanya kakak itu.

“oh e..hh ti..da..k  k..ak hehe” jawabku dengan gugup.

Setelah hal-hal yang menurutku ganjil beberapa akhir pekan ini membuatku bingung, kakak itu selalu muncul dimana-dimana tanpa terduga seperti sudah menjadi takdir. Sudah beberapa bulan ini aku tak pernah melihatnya lagi mengunjungi tempat wifi ini, aku pun selalu berharap dia selalu datang dan menjadi suntikan penyemangatku setiap harinya.

“hey za kamu kok selalu melamun beberapa akhir pekan ini” tanya nanda padaku.

“em enggak apa-apa kok nan hanya kurang enak badan saja” bohongku.

“eh kau tau nggak kakak yang kamu taksir itu hari ini wisuda” tukas nanda padaku.

“what? Iya apa kok aku baru tahu, cepet amat tuh kakak wisudanya wih keren ^^” padahal dalem hati ni sedih banget karena nggak akan bertemu lagi tuh sama kakak ganteng.

“hehe iya-ya mau nggak kita lihat tu kakak wisuda kasih bunga dan ucapan selamet kek gitu boleh juga gimana za, kan lu lama tu nggak ketemu sama kakak itu nantinya.

Wih bener juga perkataan nanda, namun aku takut saat melihat kakak itu dan mau ngucapin selamat eh nantinya aku malah nangis dan buat malu lagi mendingan ku tolak aja ni ajakan nanda. Setelah ku tolak dan kasih penjelasan sedikit karena sih temen cerewet aku ni masih ngotot mau ngajak eh akhirnya nyerah juga dia pun langsung pamit pergi, yah dan diriku masih tetap berdiam diri di tempat.

Kriiinggg..kriinggg

Handphone ku pun berbunyi membuatku terkejut yang lagi melantur entah kemana, dan ternyata itu sebuah pesan dari nomor yang tidak dikenal..

Number: 082176XXXXXX

“hey diah ku tunggu di perpustakaan di tempat duduk yang paling pojok sekarang kalau nggak dateng rugi lu wkwk”

Mr. Handsome^^...

What the... siapa sih yang iseng sms kayak gini pake mr. Handsome segala seganteng apa sih tuh orang, tapi aku penasaran juga hehe. Akhirnya aku pun memenuhi panggilan dari situkang sms itu, aku langsung bergegas ke perpus dan mencari tempat duduk yang paling pojok saat aku menuju ke tempat duduk tersebut ada seseorang yang menarik tanganku dibalik rak-rak buku yang tinggi. Lalu saat aku berbalik,

Deg...deg...deg

“hey za maaf buat kamu terkejut” kata kakak itu.

“em i..ya kak” jawabku yang masih dengan sedikit syok.

“kakak langsung to the point aja ya, sebenarnya kakak yang sms kamu tadi yang nyuruh kamu kesini dan-“ 

“iya apa kak nggak bohong kan” perkataan kakak itu langsung aja ku salip hehe soalnya sedikit nggak percaya sama perkataan tu kakak.

“iya za dan sebenarnya selama ini kakak suka dengan kamu, kakak suka dengan semua tingkah lucu kamu yang bisa buat kakak tertawa dan terhibur dan kakak juga suka kamu itu sangat polos sekali kalau kakak juga tau kalau kamu suka dengan kakak” jelas kak Ade panjang lebar.

“APA beneran kak nggak bohong kan apa ini semacam jebakan atau apa ada kamera disini kak”  aku pun sangat terkejut dengan pernyataan yang dilakukan oleh kak Ade dan itu membuatku sedikit histeris dan seperti tidak ada malu lagi berteriak di perpus.

“beneran dek liza, jadi mau nggak liza jadi pacar kakak untuk kini dan masa depan nanti?” tanya kak Ade.

“yes, i do kakak handsome hehe” aku pun langsung berhambur kepelukannya yang ternyata sangat nyaman sekali untuk bersandar.

Dan itu lah akhir kisahku menjadi bahagia, terima kasih ternyata cintaku nggak bertepuk sebelah tangan dan menjadi akhir yang sangat berkesan “ thanks a lot my love” 

***
Tulisan ini ikut arisan godok bulan April. Silakan dibagikan jika menyukai Apriyanti sebagai pemenang.

Apriyanti Diah Sari

Biasa dipanggil Diah, saya hobi menulis dan juga suka membaca. Saya juga orangnya hobi dengan dunia k-pop termasuk cover dance ataupun nyanyi k-pop. Sekarang saya seorang mahasiswa di salah satu Universitas Negeri di Palembang provinsi Sumsel.

0 comments:

Post a Comment