Friday, 7 April 2017

Keranjingan Drama Korea

Menurut pengalaman pribadi dan temen-temen yang udah pernah nonton drama Korea pasti bilangnya awas “kecanduan,” wah kayanya mengandung zat addictive nih. Diawali saat hectic skripsi dan butuh refreshing, salah satu temen menyarankan buat nonton drama yang lagi happening banget dan alur ceritanya seru, mulai dari cuma liat satu episode drama descendants of the sun (dots) dan percaya deh cuma lirik-lirik doang pas doi lagi nonton streaming di handphone, lama-lama dalem hati ngomong, kok seru ya, kok udahan sih, kok bikin penasaran ya, lah lah kok pengen nonton lagi ya, .. dan keterusan akhirnya minta full episode. Payah.


Di instagram pun gak kalah, stalker akun instagram para pemain dots dan banyak pula akun instagram yang bikin meme tentang drama yang lagi happening ini, kolom komentar banyak dibanjiri dengan kalimat yang bilang  "fans musiman" kemudian "song joongki syndrome" and search engine google pas ketik "SONG" aja keluar langsung Song Joong Ki Song Hye Kyo urutan teratas dan yang gelinya itu jadi banyak ngapalin lagu Korea which is original soundtracknya and then playlist lagu di handphone banyakan lagu Korea (cobaan macam apa ini). Berdasarkan pengalaman pribadi nih, jadi sering search tentang negara Korea dari mulai kebudayaan, makanan, cara hidupnya dan banyak nonton vlog orang Indonesia yang tinggal di sana entah itu kerja atau kuliah.

Balik lagi ke ngomongin drama. Setelah nonton drama-drama dengan judul lain pun aku pikir memang seru sih dan patternnya kan serial jadi bikin penasaran, tapi sebelum nonton juga pasti tanya dulu ke temen minta rekomendasi drama apa yang seru dan berapa episode kiranya paling lama itu 20 episode okelah. Gak salah banget sih suka drama Korea atau apapun itu yang dari luar negeri kita jadi open minded tentang industri kreatif khususnya drama atau film. Kalau ditanya kenapa suka drama Korea, jawabanya karena mereka itu membuat suatu cerita yang gak monoton, alur ceritanya unik-unik, gak gampang ditebak, gak bertele-tele sampe ribuan episode, imajinatif dan gak munafik juga emang cakep-cakep yang mainnya. 

Menepis anggapan kalau yang suka drama Korea adalah mellow, alay, baperan hmm please guys tidak semua seperti itu toh itu cuma cerita yang divisualisasikan sehingga terlihat seperti nyata  dan kalaupun memang yang terjadi baper setelah nonton, berarti dramanya sukses, gak hanya drama Korea sebenarnya film-film atau serial tv dalem negeri pun yang kiranya abis nonton bisa bikin baper dan kepingin nonton beberapa kali itu berarti sukses. Kalau memang suka dunia perfilman, perdramaan atau serial tv jangan hanya melihat dari banyaknya effort yang dikeluarkan oleh si penggemar-penggemar yang terlihat berlebihan, karena semua yang bergerak di industri kreatif itu memang orang-orang yang hebat dalam bidangnya, namanya manusia ada yang suka ada yang engga, mungkin ada orang yang memang gak tertarik sama serial tv selain dramaKkorea, tapi siapapun tidak bisa dan tidak berhak menilai apalagi menghakimi orang lain atas apa yang mereka tonton hanya karena berbeda dari apa yang kita tonton.

Biasanya yang suka drama Korea lebih banyak tatap muka sama laptop atau handphone mereka dibanding ketemu orang banyak dan sering nolak ajakan temen ataupun pacar (mungkin) yang ngajak hangout. Lagi-lagi ini balik ke pribadi masing-masing bagaimana cara bijak melihat sudut pandang dari tontonan tersebut, tau cara menempatkannya misal untuk mengisi waktu luang, cari referensi dikala kalian bosan (jangan kebablasan), atau karena weekend gak kemana-mana serta bagaimana cara kita mengidolakannya.  intinya sih normal-normal aja

Cara biar gak keranjingan drama Korea adalah inget waktu karena jujur aja nih suka lupa waktu dan pas sadar itu udah tujuh episode aja, kemudian inget kuota wah ini kudu pinter-pinter ngatur keuangan buat beli kuota jangan sampe kebablasan apalagi yang masih ngandelin uang orang tua, maka itu pergunakanlah wifi gratis hehe, apalagi sekarang banyak flatform berbasis aplikasi yang memanjakan para pecinta drama Korea untuk bisa streaming kapan aja, yang utama adalah inget solat karena nonton drama gak bikin masuk surga juga :')

Dampak hebat dari drama-drama Korea karena banyak yang bikin penasaran menjadikan negara ginseng ini menjadi tempat 10 destinasi liburan akhir tahun di Asia paling rekomended tahun 2016 (Menurut koran Sindo edisi 01-12-2016) and well, Indonesia harus bisa mengikuti jejaknya.

***
Tulisan ini ikut arisan godok bulan April. Silakan dibagikan jika menyukai Keken sebagai pemenang.

Keken Wilujeng

Perempuan 22 tahun yang baru nemuin passion baru yaitu menulis tapi tidak melimit juga harus di bidang menulis.

0 comments:

Post a Comment