Thursday, 6 April 2017

Mandi Sama Baiknya Seperti Berolahraga, Jadi Batalkan Keanggotaan Gym-mu

Orang yang bilang mereka benar-benar suka olahraga itu bohong ke kita atau ke dirinya sendiri. Menurut gue, satu-satunya alasan yang tepat buat ke gym adalah untuk memperbaiki tubuh karena gaya hidup gue—walaupun begitu, tujuan utama gue adalah menghindari olahraga tapi masih tetap bisa langsing. Seperti yang udah kalian bayangkan, gue luar biasa shock saat tahu hasil penelitian baru kalau mandi air panas sama baiknya seperti olahraga. Apa gue mimpi? Gue bisa berendam di hot tub dikelilingi sama cowok-cowok seksi (lol!) daripada menghukum diri gue dengan 3 jam olahraga setiap minggu.


Satu eksperimen yang dipublikasiin di Temperature, peneliti kedokteran olahraga ngumpulin 14 cowok dan menganalisis metabolisme mereka, aka bagaimana tubuh mereka mengatur kadar gula dara, aka alasan kalian kurus banget di SMA dulu. Partisipan yang beruntung dibolehin berendam selama sejam di air dengan suhu 40°, yang kedengarannya cukup panas buat kita; sisanya diharuskan bersepeda selama sejam, yang kedengarannya seperti neraka buat gue. Peneliti terus menganalisis kadar gula darah mereka selama 24 jam setelahnya dan membandingkan kedua grup di akhir penelitian. Hasilnya cukup bisa membuat gue batalin keanggotaan gym gue. Eh, tapi gue belum pernah masuk ke gym di mana gue daftar jadi anggota sebulan terakhir ini (haha), kecuali sekali itu karena gue harus ke toilet. #sehat

Pada dasarnya, olahraga itu bagus buat tubuh kalian (ugh, sayang sekali), jadi nggak mengejutkan kalau metabolisme orang pasti lebih bagus setelah mereka olahraga. Tapi yang perlu diingat juga, orang yang berendam selama sejam di air hangat menunjukkan perkembangan yang sama—metabolisme mereka lebih bagus dalam mengontrol gula darah setelah makan. Melihat kalau ketidakseimbangan gula darah itu salah satu hal yang bisa bikin kita gemuk, penelitian ini sungguh luar biasa.

Peneliti juga menemukan kalau berendam air hangat menurunkan tekanan darah dan juga membantu mengurangi inflamasi, keduanya juga merupakan efek dari olahraga. Rupanya, tubuh kita memiliki “heat shock protein” yang bertugas untuk mengatur metabolisme.  Kalau kita berendam air hangat, suhu air mengaktivasi protein ini dan kita bisa menikmati kembalinya metabolisme anak SMA secara temporer tanpa harus bersusah-susah olahraga. So bless. Terharu. Bersyukur. Nggak percaya ini hidup. Janji nggak akan menyia-nyiakannya.

Penelitian lain juga menemukan hal yang sama, meskipun kebanyakan dari penelitian itu mengatakan kalau olahraga masih lebih baik daripada berendam. Gue masih menikmati tub gue, lho. Gue nggak perlu tambahan hal negatif kayak gitu dalam hidup gue.

***
Tulisan ini ikut arisan godok bulan April. Silakan dibagikan jika menyukai Des sebagai pemenang.

Des

Nggak ada yang perlu dideskripsiin.

0 comments:

Post a Comment