Saturday, 15 April 2017

Tips-Tips Memberhentikan Shopping Para Wanita

Para pembaca yang budiman sekalian, zaman sekarang sudah banyak sekali yang berubah, yang dulunya para istri hanya duduk di rumah mengurus anak dan kebutuhan para suaminya, yang dulunya hanya menggunakan daster usang kemana-mana, yang dulunya gosip sana gosip sini bersama tetangga, kini sudah tidak tampak kelihatan. Yang ada wanita memakai baju ketat depan belakang, parfum yang harumnya menawan, bedak dan make-up yang ketebalan, bibir merona merah bagai buah tomat yang sudah matang, wanita yang selfie-selfie di cafe-cafe berbintang, para ibu-ibu muda yang duduk berkumpul mengadakan arisan sambil membanggakan kecantikan dan gelang-gelang di tangan.


Shopping, satu kata ini pasti lekat sama yang namanya perempuan, bener gak mas-mas, bro-bro, om-om kumisan yang tampan nan rupawan? Apalagi kalo bapak-bapak yang istrinya bak biduan. Tak hujan, tak panas, tak gajian, pasti semua istri-istri mereka selalu menadahkan tangan untuk meminta uang jajan dan cuss.. pergi ke mall, pergi ke butik, dan pergi kemana saja yang mereka inginkan. Pasti bakalan belanja seabrek-abreknya, cuci-cuci mata, pelongok sana-pelongok sini udah kayak mau nyebrang jalan.
Sungguh ironi bagi kaum pria sekalian, capeknya enggak ketulungan, ngantuknya bukan kiasan, pegalnya tiada bandingan, eh para istri yang budiman seperti kesetanan. Belanja tanpa beban, ibarat kacang lupa kulit, ibarat jam lupa berputar, sungguh sangat memusingkan dan membuat kita garuk-gaaruk kepala walaupun tidak ada kutu dan ketombean.

Di sini kita bukan mau ngebahas mereka yang pada sibuk berburu diskon, apalagi membahas apa yang mereka beli. tapi kita coba membahas bagaimana caranya agar mereka berhenti dengan namanya shopping. Berhenti dari menghamburkan uang jajan yang diberikan para lelaki. Sehingga uang-uang yang segar seperti ikan yang baru ditangkap nelayan tersebut dapat terselamatkan. Banyak cara kawan-kawanku yang senasib sepenanggungan untuk menghentikan mereka para monster yang kita sayangi agar berhenti atau lupa berburu sale, Penasaran ? haha… ayo kita coba membahasnya

Ada empat poin penting dan akan saya bahas satu persatu, antara lain :

•    Poin pertama : Alihkan perhatian

Bagaimana caranya? Tentu kalian bertanya. Ketika kita dan dia para istri atau orang yang kalian sayang sedang berjalan-jalan di mall dan mereka melihat sebuah butik yang begitu bergelora menggoda, kita langsung alihkan perhatiannya.

“Lihat itu, ada escalator bisa bergerak, atau Lihat itu ada satpam yang lagi jongkok”

Pasti mereka segera mencari dan melihatnya karna penasaran dan mereka seketika akan lupa dengan apa yang ada dipikiran mereka.

•    Poin kedua : Ajak ngobrol

Nah, ini juga bisa membuat mereka lupa daratan, ketika mereka melihat sebuah butik yang menggugah selera wanitanya, ajak mereka ngobrol, bahas apa saja atau bahas tentang kisah-kisah indah kalian dahulu, seperti waktu pacaran di samping kuburan, pergi diam-diam tanpa pesan kepada orang tua, atau ketika menikah lupa menyimpan cincin dimana padahal kalian meletakkannya di kopiah.

•    Poin ketiga : Genggam tangannya

Hal ini membuat pasangan kita akan tersipu malu sehingga mereka lupa untuk berburu pakaian atau semacamnya. Ketika mereka ingin melangkah ke toko tersebut, genggam tanganya, tarik dan ajak dia menjauh dari neraka tersebut.

“Ayo sayang kita kesana, atau ayo sayang kita mengheningkan cipta”

Sangat mudah kan teman-teman korban wanita penghambur uang pria?

•    Poin keempat :

Nah ini yang paling penting sekali para pembaca sekalian, jangan pergi!

Ajak saja mereka wanita idaman kita cuci mata melihat orang lalu lalang di jalanan, atau pergi melihat dunia di google dekat android anda, atau sebaiknya ajak mereka pergi makan malam di angkringan tepi jalan dengan suasana yang bising semrautan tak karuan yang penting jangan ada took baju dan segala macam.

Itu lah sedikit tips dari saya untuk kalian semua pria malang di luar sana, semoga bisa diterapkan dan dilaksanakan hingga para kekasih hati kalian berhenti dengan yang namanya Shopping. Atau ada di antara kalian yang memiliki ide-ide sendiri agar mereka berhenti dan bertobat? Silahkan dicoba dan rasakan hasilnya.

***
Tulisan ini ikut arisan godok bulan April. Silakan dibagikan jika menyukai Putra sebagai pemenang.

Putra Aidil Fitri

Lahir di Pulau Penyengat Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau pada tangga 7 November 1989. Saat ini bekerja di sebuah perusahaan swasta di Tanjungpinang. Sering mengikuti lomba menulis namun sayang belum sekalipun menang.  


 

0 comments:

Post a Comment