Thursday, 11 May 2017

CINTA COWOK BASKET

Rafa Anggara. Cowok keren, pintar, tinggi dan jago main basket. Dia merupakan salah satu cowok idaman di SMA NUSANTARA. Meski merupakan cowok yang diidolakan, tak membuat Rafa menjadi cowok yang sombong dan playboy. Dia belum memiliki pacar walaupun banyak cewek yang ingin menjadi pacarnya.

pinterest.com

Alya Putri. Cewek cantik, pintar, manis dan suka sekali membaca buku. Meski kebanyakan cewek disekolahnya mengidolakan Rafa, Alya sama sekali tidak ada rasa kagum ataupun suka. Dia malah terlihat cuek dengan cowok yang terkenal di sekolahnya itu.

Suatu ketika, SMA NUSANTARA mengadakan tanding basket antar kelas 12 untuk menjalin keakraban antar sesama kelas 12. Rafa saat itu ikut bermain dalam tim kelasnya. Alya yang paling malas disuruh ketika menonton tanding basket dipaksa Selena, sahabatnya untuk menonton pertandingan basket kali ini.
“Ayo dong Al, kali ini aja.” Mohon Selena pada Alya.
Nggak ah Sel, bosan tauk.” Tolak Alya.
Ihh, payah banget sih lo.” Rengut Selena.
“Ya udah, tapi kali ini aja ya Sel.” Ujar Alya.
“Iya. Iya Al.” Senyum Selena.

Mereka pun menuju lapangan basket yang sudah dipenuhi siswa-siswi SMA NUSANTARA yang ingin melihat pertandingan bola basket. Alya tidak tau harus mendukung siapa, karena dia tidak terlalu suka berteriak di pinggir lapangan sambil meneriaki cowok idolanya. Dia memutuskan berdiri di samping Selena yang sangat antusias melihat pertandingan bola basket. Ketika pertandingan berlangsung, Rafa tidak sengaja melihat ke arah Alya, cewek yang diam-diam sangat dia sukai. Dia sangat senang Alya mau melihat pertandingan bola basket.

Tiba-tiba, salah satu teman rafa tidak sengaja melemparkan bola ke pinggir dan mengenai kepala Alya. Alya yang kaget langsung pingsan dan tergeletak di lapangan.
“Al, bangun.” Pinta Selena panik.
“Sini aku bantu bawa dia ke uks.” Tiba-tiba suara Rafa membuat Selena terkejut. Pasalnya Rafa dikenal sebagai cowok yang sangat cuek akan hal-hal seperti itu. Tapi kali ini, demi seorang Alya. Rafa mau mengantarkan Alya ke uks.

“Aku di mana?” tanya Alya saat sadar dari pingsan nya.
“Kamu tadi pingsan Al, terus Rafa yang gendong kamu bawa ke sini.” Jelas Selena pada Alya.
Haahhh. Rafa ?” tanya Alya bingung.
“Iya. Rafa yang keren banget itu lohhh.” Jelas Selena.
“Masa iya Rafa mau gendong aku ke sini?” tanya Alya sekali lagi.
“Iya Alya. Masa kamu nggak percaya sama aku.” Kesal Selena. Alya pun mencari Rafa untuk mengucapkan terima kasih. Ia bertemu Rafa ketika hendak ke perpustakaan. Saat itu Rafa ingin mengembalikan bola basket ke ruang olahraga.

“Rafa, makasih ya udah gendong aku waktu pingsan tadi.” Ujar Alya.
“Iya. Sama-sama Al. Aku juga mau minta maaf atas nama temen aku tadi. Dia bener-bener nggak sengaja.” Balas Rafa.
“Iya. Udah aku maafin kok.” Ujar Alya. Alya pun melanjutkan pergi ke perpustakaan, sementara rafa langsung mau ke ruang ganti untuk mengganti baju basket dengan baju seragam sekolah. Semenjak kejadian itu, Rafa jadi lebih sering main ke kelas nya alya atau sesekali sengaja lewat hanya untuk melihat Alya di kelasnya. Alya pun menjadi bahan pembicaraan cewek-cewek yang mengidolakan Rafa.

Suatu hari, Alya ingin mengembalikan buku ke perpustakaan dan ingin meminjam buku yang lainnya, tanpa sengaja dia melihat Rafa mengobrol dengan seorang cewek yang tidak terlalu dia kenal. Entah mengapa hati Alya menjadi tidak enak dan merasa cemburu.
“Kamu nggak boleh cemburu Al.” Ujarnya pada dirinya sendiri.
Keesokannya, ketika Rafa hendak menemui Alya dan mengobrol dengannya, Alya memilih menolak ajakan Rafa. Dia takut nanti cewek yang kemarin dia lihat bersama Rafa memarahinya gara-gara dekat dengan Rafa. Karena bingung dengan sikap Alya, Rafa langsung menemui Alya ketika pulang sekolah.

“Al, aku boleh ngomong sebentar?” tanya Rafa.
“Mau ngomong apa?” balas Alya cuek.
“Kamu kok akhir-akhir ini kelihatan beda.” Ujar Rafa.
“Beda gimana?” tanya Alya pura-pura tidak tau.
“Ya beda. Kamu sekarang nggak mau lagi kalo aku ajak ngobrol.” Jelas Rafa.
“Bukan nggak mau Rafa, aku takut cewek kamu nanti malah marah ke aku.” Terang Alya.
“Cewek? Cewek yang mana?” tanya Rafa bingung
“Itu, cewek yang ngobrol sama kamu di perpustakaan kemarin.” Jawab Alya cuek.
“Ya ampun Al, dia itu sepupu aku. Nggak mungkinlah pacar aku.” Jelas Rafa. Dalam hati Alya pasti bersorak-sorak kegirangan meski wajahnya terlihat tidak ada apa-apa.

“Al, kamu tau sesuatu nggak?” tanya Rafa
“Tau apa?” tanya Alya
“Tau kalo aku suka sama kamu.” Jujur Rafa
Hahhhh.” Cengang aAya
“Kamu mau kan jadi pacar aku?” pinta Rafa
Alya sangat tidak menyangka Rafa menyukainya dan ingin dia menjadi pacarnya.
“Gimana ya.”
“Terima dong.” Pinta Rafa
“Ya udah deh. Aku terima.” Jawab Alya malu-malu.
Cieee” Teriak Selena dan teman-teman Rafa dan Alya yang sejak tadi menguping pembicaraan Alya dan Rafa.
***
Tulisan ini ikut arisan godok bulan Mei. Silakan dibagikan jika menyukai Yolandita sebagai pemenang.

Yolandita Aurelia Amanda
Kelahiran Jambi, 13 November 1999. Seorang pelajar

0 comments:

Post a Comment