Friday, 26 May 2017

Kamu Tidak Hidup Sendiri


Dunia ini luas. Indonesia luas. Lebih kecil lagi, lingkungan tempat kita tinggal juga luas. Cukup luas untuk menampung kita dan orang-orang disekitar kita. Lingkungan yang luas tersebut pasti dihuni oleh banyak orang yang berinteraksi satu sama lain. Interaksi tersebut juga pasti berjalan secara terus menerus. Oleh karena itu, banyak sekali aturan tidak tertulis yang seharusnya disadari oleh semua orang. Demi kepentingan dan kenyamanan bersama. 

siradel.blogspot.id
Namun, fakta dilapangan ternyata menunjukkan kalau masih banyak orang-orang yang tidak peka terhadap lingkungan sekitarnya. Sebagian orang terkesan cuek atas apapun yang ia lakukan meskipun jelas-jelas itu mengganggu orang lain disekitarnya. Banyak sekali hal-hal kecil yang terkesan tidak penting, tetapi sesungguhnya mengganggu kenyamanan orang lain. Seperti:

1. Merokok di Sembarang Tempat
Indonesia memang bisa dibilang surganya para perokok. Dengan harga rokok yang terbilang terjangkau, tentu membuat perokok makin gencar melaksanakan hobinya. Saya tidak akan mengkritik pemerintah yang terkesan tidak tegas tentang masalah rokok dan segala tetek bengeknya. Para perokok pun silahkan merokok sepuas-puasnya semaunya. Namun yang disayangkan disini adalah ketika perokok tersebut merokok di sembarang tempat. Di tempat umum, bahkan dijalan. Sudah banyak masyarakat yang merasa terganggu dengan kelakuan para perokok yang terkesan cuek dengan orang disekitarnya. Pasalnya asap rokok yang terhirup oleh seorang yang bukan perokok pun juga ternilai berbahaya. Sangat disayangkan jika kebebasan merokok di Indonesia ini malah disalah gunakan oleh para perokok yang tidak peka lingkungan ini.

2. Buang Sampah Sembarangan
Di manapun tempatnya, tipe-tipe orang seperti ini selalu saja ada. Membuang sampah pada tempatnya sepertinya merupakan suatu hal yang sangat berat dilakukan. Padahal setiap orang cenderung suka dengan tempat yang bersih dan rapi. Atau mungkin memang mereka suka tempat kotor. orang-orang seperti ini terkadang menjengkelkan. Meninggalkan sampah bekas makanan dan minumannya setelah mereka pergi. Habis manis sepah ditinggalkan, bukannya dibuang. Ini jelas mengganggu kenyamanan orang lain. Entah bagaimana cara mengatasi tipe orang seperti ini selain kesadaran dari dirinya sendiri.

3. Tukang Klakson
Rambu-rambu lalu lintas diciptakan untuk menertibkan laju kendaraan di jalan. Lampu merah artinya berhenti, kuning hati-hati, dan hijau jalan. Iya semua tau kalau hijau artinya jalan. Tetapi ada saja tipe pengendara yang hobinya tukang klakson. Saat lampu hijau menyala belum ada satu detik. Klakson panjang langsung ia bunyikan. Tidak sadarkah orang-orang seperti ini bahwa suara klaksonnya itu mengganggu pendengaran pengendara lain. Sabar dikit kek. Sepertinya ia berpikir bahwa hanya ia saja yang membayar pajak di negara ini. Tipe ini adalah tipe yang paling saya benci. Sangat mengganggu dan tidak sabaran. Jari-jari tipe pengendara seperti ini mungkin perlu di pijat syaraf.

4. Tukang Nyinyir
Ini adalah tipe orang yang sekarang ini sedang marak-maraknya. Tipe nyinyir ini kerjaannya nyinyirin orang. Di manapun dan kapanpun. Oke, mungkin semua orang pernah nyinyir. Tergantung intentitas, sering atau jarang. Saya punya seorang teman dengan tipe nyinyir seperti ini. Setiap bertemu, hobinya pasti nyinyirin orang. Dan ternyata hobi nyinyirnya tidak hanya di dunia nyata. Dalam dunia maya pun dia juga hobi. Atau malah makin parah. Ini masuk kategori mengganggu dan merugikan orang lain. Tipe ini mungkin merasa jika ia adalah makhluk paling benar sehingga mengganggap orang lain selalu dalam posisi salah. Orang-orang seperti ini rahangya enteng sekali, makannya membicarakan oang lalin juga enteng sekali.

Baiklah, empat tipe di atas merupakan sebagian kecil dari beberapa perilaku manusia yang bisa dibilang meresahkan orang lain. Dibutuhkan kesadaran diri untuk memperbaiki sifat-sifat tidak peka lingkungan seperti diatas. Ingatlah bahwa kita di dunia ini tidak hidup sendiri. Ada manusia lain yang juga menjalani kehidupan sama seperti kita. Setiap orang menginginkan ketenangan dalam kehidupan yang ia jalani. Dan untuk mendapatkan itu, sudah seharusnya jika semua orang sama-sama mewujudkanya dan saling mampu melihat keberadaan orang lain. Agar tercipta kehidupan yang damai dan sejahtera.
***
Tulisan ini ikut arisan godok bulan Mei. Silakan dibagikan jika menyukai Fitri sebagai pemenang.

Fitri 
Mahasiswi pertengahan di sebuah PTN di Yogyakarta. Sudah beberapa kali mengikuti lomba menulis. Dan belum pernah sekalipun menang. Fotonya dipantai biar keliatan kayak anak travelling.
 



0 comments:

Post a Comment