Wednesday, 17 May 2017

Mup Pon (Move On)

Hai para pembaca yang sangat cantik, tampan, baik hati dan tidak sombong. Hari ini aku mau berbagi cerita dengan kalian dan lebih tepatnya ini adalah curahan hati aku yang paling dalam, hehe...


Aku adalah seorang mahasiswi di salah satu Universitas ternama di Indonesia. Sebelum aku menjadi mahasiswi aku bersekolah di salah satu SMA favorit di Surabaya. Banyak orang bilang Surabaya adalah kota Pahlwan dan yes it ‘s true, Surabaya memang kota Pahlawan oleh karena itu cowok – cowok di Surabaya juga merupakan pahlawan di hati aku, hehe maaf alay ...suatu hari aku menemukan seorang cowok dan aku memanggilnya dengan sebutan Si Doi iya biar tidak banyak yang tahu .. Si Doi adalah cowok yang luar biasa buat aku, dia membuat aku jadi tahu tentang kehidupan yang nyata dimana kita harus bisa belajar dari keterpurukan, belajar dari yang namanya mengikhlaskan sesuatu yang bukan buat kita lagi, dan banyak banget pelajaran yang bisa aku ambil ketika aku jalan sama dia. Aku sama dia sudah jalan selama 2,5 tahun banyak hal yang aku sama dia lakuin mulai dari liburan ke pantai setiap liburan sekolah terus nyobain kuliner yang baru dan pada intinya saat itu i’m so happy. Tapi sayangnya semua itu tidak berjalan seindah yang saat itu. Setelah pengumuman kelulusan dan penerimaan mahasiswi baru aku dan Si Doi mulai tidak berhubungan lagi iya bisa dibilang itu lost contact. Si Doi marah dan kesal sama aku ketika dia tahu aku diterima di salah satu Universitas ternama di Indonesia dan dia tidak diterima. Sampai akhirnya dia mulai jalan dengan orang lain. Awalnya, aku tidak tahu dia jalan dengan orang itu tapi karena adanya suatu acara mobil yang diadakan sama salah satu komunitas ternama di Indonesia, aku jadi tahu hal itu. Setelah kejadian itu akhirnya aku memutuskan untuk STOP berhubungan sama dia dan berusaha untuk melupakan dia atau bisa dibilang intinya aku harus Mup Pon ( Move On ). Aku enggak tahu gimana caranya bisa melupakan dia dan berhenti untuk mencari tahu soal dia sampai akhirnya temenku memperkenalkan aku dengan seorang cowok yang aku sebut dia adalah Mr. X. Aku sama sekali tidak tahu asal – usul Mr. X itu yang aku tahu dia sudah punya pacar dan itu jelas enggak mungkin aku jalan sama dia. Aku enggak mau jadi PHO ( Perusak Hubungan Orang ) karena nanti pasti ada karmanya. Buat aku Mr . X adalah sosok orang yang sangat baik dan asyik dia mampu menaklukan hati aku, dia bisa buat aku untuk tidak memikirkan Si Doi lagi. Banyak cara yang dia lakuin untuk itu usahanya dia it’s very perfect buat aku dan finally aku udah enggak mikirin Si Doi lagi. Tapi ketika ada acara untuk anak – anak club mobil so pasti aku bakalan ketemu Si Doi karena awalnya aku sama dia satu club mobil berhubung aku sama dia lagi problem iya sudah kita tidak satu club mobil lagi. Setelah putus hubunganku sama Si Doi tidak membaik iya mungkin karena faktor x yang aku tidak tahu sama sekali tapi eitss tunggu dulu untuk masalah itu aku sudah tidak mau memikirkan lagi soalnya bakalan memenuhi memori di otakku. Cerita Si Doi cukup sampai situ sekarang aku mau bercerita tentang Mr. X lagi. Aku sama Mr . X baru kenal 2 bulan selama 2 bulan itu aku sering jalan keluar sama dia bukan keluar aja atau sekedar jalan aku sering nonton sama dia dan makan sama dia sampai suatu ketika Mr. X mulai merasa nyaman jalan sama aku begitu juga sebaliknya aku merasakan kenyamanan ketika aku jalan sama Mr. X tapi disini aku enggak mau buru – buru mengambil keputusan karena saat itu Mr. X punya orang lain. Aku memberi kesempatan untuk Mr. X untuk memilih antara aku atau orang lain itu. Dan pada akhirnya, Mr. X memilih aku dan memutuskan hubungannya dengan orang lain itu padahal mereka sudah jalan selama 4 Tahun. Buat aku menjalin hubungan sudah 4 Tahun itu bukan hubungan yang singkat itu adalah hubungan yang sudah lama. Tapi aku harus menghargai pilihan Mr  X dan berusaha menerima dia dengan apa adanya. Umurku sama dia terbilang cukup jauh dan pemikiran kita selalu beda tapi, meskipun kita berbeda bukan berarti kita tidak bisa bersatu karena buat aku berbeda itu indah dan karena berbeda kita bisa saling menghargai satu sama yang lain. Kehadiran Mr. X jauh merubah kehidupanku dia merubah semuanya dia membuat aku semakin semangat untuk menjalani hidup dan pastinya Mr. X adalah sosok yang sangat dewasa kalau dibandingkan sama Si Doi wah tidak ada apa – apanya hehe ... Sama seperti waktu jalan sama Si Doi, aku sama Mr. X juga seneng banget sama yang namanya holiday, travelling kemana – mana, dan nyobain kuliner yang baru. Walaupun jarang ketemu tapi di sela – sela waktu yang free aku sama dia selalu berusaha untuk ketemu dan bercanda bareng. Buat aku sama Mr . X mau ketemuan berapa jam yang penting kita bisa ketemu dan melepas kangen karena dengan cara begitu kita bisa memperkuat jalinan cinta kita, tragis banget kan kisah cintaku soalnya aku sibuk kuliah dan dia sibuk kerja kalau sama – sama enggak punya waktu iya enggak bakalan bisa ketemu . Pada intinya sebuah hubungan akan berjalan dengan baik kalau diantara kita tidak ada yang egois dan yang paling penting itu setia mau jarak sejauh apapun kalau kita setia sama pasangan so pasti hubungan itu bakalan baik – baik saja. Jujur aja aku sama Mr . X adalah orang yang punya sifat sama, aku adalah orang yang cemburuan dan Mr . X pun juga sama tapi untuk mencegah rasa cemburu yang berlebihan itu kita harus bisa saling percaya satu sama lain karena cuma dengan percaya kita bisa meredam rasa cemburu itu . Bukan orang lain atau orang yang ada di sekeliling kita yang meredamnya tapi diri kita sendiri karena sebenarnya hanya diri kita sendiri yang tahu bagaimana kita mengambil sikap dan langkah untuk ke depannya agar lebih baik nantinya .

Untuk para pembaca yang setia, cantik, tampan, baik hati dan tidak sombong maaf iya kalau aku jadi baper dan curhat dengan alay hehe ...Dan terimakasih sudah mau membaca tulisanku ini mohon maaf bila ada kata – kata yang salah atau kurang berkenan di hati pembaca.

***
Tulisan ini ikut arisan godok bulan Mei. Silakan dibagikan jika menyukai Citra sebagai pemenang.

Citra Agustine Putri Rumpaidus

Saya lahir di Surabaya, 17 Agustus 1997. Saya anak pertama dari dua bersaudara ..Saya kuliah di salah satu Universitas di Surabaya. Saya adalah atlit anggar. Saya adalah orang yang suka menolong sesama tanpa meminta imbalan. Saya suka berteman dengan siapapun asalkan mereka tulus sama saya 

0 comments:

Post a Comment