Wednesday, 9 January 2019

Surat Untuk Aku di Tahun 2019 (Aan Yuliana Lambogo)

Dear Aku,

Sebentar lagi tahun 2019 tiba,  saatnya membuat sebuah perubahan dalam hidupmu. Jika kau hanya menganggap tahun yang akan datang tetap sama dengan tahun kemarin dan hanya berbeda dalam penulisannya maka singkirkan pikiran itu. Buatlah resolusi untuk tahun 2019. Tuliskan mimpi – mimpi yang ingin kau raih, goreskan dalam benak dan tekad agar resolusimu tidak berakhir di tempat sampah pada penghujung tahun. Bekerjalah lebih giat agar kau bisa meraih semua resolusi yang kau buat dan kau bisa melepas pergantian tahun dengan lebih bermakna.

Image result for perempuan di taman
Photo via google

Dear Aku,

Cobalah berhenti sejenak membagikan segala hal tentang dirimu di media sosial. Kamu tidak perlu banyak followers, banyak like atau pun banyak komentar untuk bahagia. Karena kebahagiaan sejatinya tidak didapatkan dari pengakuan orang-orang, kebahagiaan terlahir dari dalam dirimu. Belajarlah dari postinganmu di media sosial yang membuat beberapa orang tidak nyaman di masa lampau. Hal itu membuat hidupmu semakin sulit, bukan? Dan postingan orang-orang membuatmu depresi karena kau tidak bisa seperti mereka yang setiap saat jalan-jalan ke luar negeri, memiliki barang-barang mewah dan memiliki pasangan yang setiap saat melakukan hal-hal romantis. Kau lebih berharga dari semua postingan yang mungkin saja semu. Kau memiliki kehidupan sendiri dan tidak perlu membandingkan kehidupanmu dengan mereka. Bukankah lebih menyenangkan menghabiskan waktu dengan berjalan-jalan di sekitar taman dekat rumahmu sambil sesekali menggoda anak anak kecil yang bermain disana? Atau menolong seorang nenek yang tertatih-tatih melangkah ke taman hanya untuk menikmati udara sore yang menyebarkan semerbak wangi bunga melati. Walau pun kau tidak memiliki barang-barang mewah yang kau inginkan tetapi kau memiliki kecantikan hati yang tidak dimiliki oleh semua orang. Dan hal itu tak ternilai harganya. Jangan pula bersedih karena kau belum memiliki pasangan. Tidak perlu tergesa-gesa hingga kau memilih orang yang salah dan membuat senyummu hilang dari parasmu yang cantik. Suatu hari nanti akan datang seseorang yang baik untukmu. Gunakan waktumu untuk melakukan hobi yang selama ini kau tinggalkan. Lebih bermanfaat ketimbang melewatkan waktu dengan membaca status di media sosial.

Dear Aku,
Jangan risaukan tentang apa yang akan terjadi selama tahun 2019. Ada dua belas bulan dan tiga ratus enam puluh lima hari dimana setiap hari menjanjikan sebuah kejutan yang tidak engkau duga. Maka jalanilah hidupmu dengan sebaik – baiknya. Setiap hari menjanjikan sebuah pelajaran hidup yang berharga untukmu. Mungkin tidak setiap hari membahagiakan, ada saat – saat dimana engkau merasa sedih, kecewa atau pun marah. Jikalau pun kau merasa sedih, tidak masalah bila menangis. Tetapi menangislah sewajarnya lalu tengadahkan kepalamu. Jikalau kau mengalami kekecewaan maka belajarlah untuk tidak menempatkan harapan terlalu tinggi. Dan bila kau harus marah, maka marahlah dengan sekedarnya tanpa menyakiti perasaan orang lain. Jangan pernah melupakan bahwa setiap hal tersebut menjadikan hidupmu lebih berwarna.

Dear Aku, 
Di tahun 2019 nanti, relakanlah segala hal yang telah hilang. Ikhlaskan semua orang yang pergi meninggalkanmu. Akan terganti dengan orang-orang yang lebih baik di masa depan. Orang-orang yang lebih tulus menjadi teman dan sahabatmu. Ketika orang–orang berlaku jahat dan tidak adil padamu, tidak perlu membalasnya dengan tindakan serupa. Itu hanya membuat dirimu sama dengan mereka. Maafkan perbuatan mereka lalu balaslah dengan senyum dan perbuatan baik. Jangan pula kau merasa kecil hati karena tidak semua hal bisa sejalan dengan keinginanmu. Bukalah hatimu dan kau akan menemukan lebih banyak berkah dari apa yang telah hilang. 

Dear Aku, 
Semoga kau tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik di tahun mendatang. Semoga kerja kerasmu selama ini bisa menunjukkan hasil yang ingin kau capai. Jangan berhenti ditengah jalan untuk meraih mimpimu hanya karena kau merasa lelah atau bosan. Hal – hal baik tidak datang dengan mudah. Tetaplah berjuang hingga kau meraihnya. Jadikan perjalanan hidupmu sebagai petualangan yang tiada habisnya. 
Dan kita akan kembali bertemu di penghujung tahun 2019 nanti.


***
Tulisan ini ikut arisan godok bulan Februari. Silakan dibagikan jika menyukai Aan Yuliana Lambogo sebagai pemenang.
***

 Aan Yuliana Lambogo

Lebih senang kalau di sapa Alin.
Saya single parent dari 2 anak yang super kritis dan tidak bersedia punya ayah baru hehehe. Selain kedua anak saya, saya mencintai buku, musik dan baru beberapa bulan terakhir mencoba untuk menulis.

0 comments:

Post a Comment