Saturday, 16 February 2019

Surat Kepada Aku di Tahun 2019 (Anis Khorunnisak)

Kepada Diriku di Tahun 2019.

Apa kabarmu wahai diri, apakah sudah kau tuntaskan tugas pentingmu untuk melupakan si dia yang telah enyah sekian lamanya? Jika rindu datang padamu, jangan lupa sediakan kopi hangat untuk menambah semangat. Jangan terlalu lama kau pandangi kontaknya, percuma dia tidak akan menghubungimu lagi.

Foto via Pixabay

Oh ya, daripada memikirkan masa lalu, yuk, kita membuat agenda-agenda penting untuk mencapai impian-impian diri pribadi. Bukankah seharusnya masa sendiri adalah masa di mana mewujudkan impian pribadi. Hal-hal berikut ini adalah impian-impianmu yang kemarin sempat tertunda:

1. Melanjutkan Pendidikan

Jenjang pendidikan S1 tahun kemarin telah terselesaikan dengan berbagai drama, namun akhirnya berakhir bahagia. Oh ya, nis, kamu kan sudah ada mimpi untuk melanjutkan pendidikan di jenjang S2. Pada hari kemarin mimpimu belum terwujud sebab ada beberapa peristiwa yang menyebabkan kendala untuk langsung daftar S2 dan tahun 2019 sepertinya ada sinyal-sinyal harapan baru dalam hidupmu, sebab kedua orang tua dan keluargamu telah merestuimu untuk menggapai impian, jadi sudah sejauh apa kamu mempersiapkan segalanya? Sudah mantapkah langkahmu untuk meraih impi yang besar ini?

2. Melakukan Perjalanan ke Luar Negeri

Teruntuk diriku di tahun 2019 ini, semoga kamu bisa mewujudkan impianmu untuk melakukan perjalanan ke luar negeri, sebab sepertinya kamu butuh sedikit waktu untuk refreshing diri karena hari-hari di tahun 2018 yang melelahkan. Menabunglah dengan giat aar kamu bisa mewujudkan impianmu pergi ke luar negeri, jangan lupa ajak keluarga atau sahabat karibmu dan jika sudah kau temukan kekasih sejati di tahun 2019, ajaklah si doi bersamamu. Ada beberapa negara impian yang ingin kau kunjungi seperti Korea, Dubai, Cina, Jepang, dan Mekah. Jangan lupa membawa kamera yang bagus, sebab ada beberapa spot foto di sana yang sungguh indah dengan beragam musim dan khusus di Mekah, kamu bisa lebih banyak beribadah di sana dan akhirnya bisa berkunjung ke makam Nabi. Jangan lupa banyak berdoa dan buatlah momen indah yang kelak akan menjadi kenangan yang tidak pernah terlupakan.

3. Menerbitkan Buku Solo

Sejak jatuh cinta lalu mengalami patah hati, kau sudah gemar membaca dan menulis. Kamu sekarang sudah sangat menikmati dunia tulis-menulis dan sudah beragam event menulis yang sudah banyak kau ikuti. Sudah ada beberapa jenis tulisan yang kau buat, dari Puisi, Cerita Pendek, dan bahkan Essay. Jangan lupa kembangkan terus bakatmu dalam berkarya dan mulailah membuat langkah pasti untuk mewujudkan mimpi menjadi penulis best seller. Hilangkan rasa malas dalam dirimu dan sisihkan waktu dalam sehari untuk melanjutkan naskah yang mengganggur tidak diteruskan kelanjutannya. Bukankah diabaikan sungguh tidak menyenangkan? Jadi, ayo sekarang selesaikan naskah yang kau buat dan kirimkan ke beberapa penerbit yang cocok untuk genre naskahmu.  

4. Perangi Rasa Galau dan Malas

Teruntuk diriku di tahun 2019, perangilah rasa galaumu dengan banyak kesibukan yang menyenangkan, Jangan lagi berpikiran sempit yang hanya fokus pada orang yang abai dan memilih pergi, sesekali keluarlah dan lihatlah dunia yang sangat ramah dan indah. Bukankah masih ada banyak orang-orang yang sangat menyayangimu, dari keluarga, sahabat, dan teman-teman di sekelilingmu? Ayo kembali semangat dan nikmatilah dunia lalu berbahagialah.

Teruntuk diriku di tahun 2019, perangilah malas yang menghampirimu, cari banyak kesibukan yang banyak faedahnya untuk masa depan yang cerah. Jika waktu liburan tiba, jangan berdiam sendiri di kamar tanpa melakukan hal yang bermanfaat, ajak keluarga ataupun sahabat mencari angin segar di luar atau lakukan kegiatan sosial yang bermanfat bagi sesamamu. Manfaatkan masa mudamu dengan penuh semangat dan keceriaan.

5. Bahagiakan Sesama dengan Hal Bermanfaat

Teruntuk diriku di tahun 2019, jangan terlalu egois memikirkan dirimu sendiri. Ayo coba mulai rutin melakukan kebaikan-kebaikan yang bermanfaat bagi sesama. Jika belum mampu melakukan kebaikan besar, lakukanlah dari hal yang kecil terlebih dahulu. Lakukan sesuatu yang bisa membuat doi tersenyum misalnya, eh maksudnya, orang-orang yang membutuhkannya. Siapa saja, baik yang masih saudara sedarah ataupun orang lain yang sebelumnya tidak pernah kau kenal, namun membutuhkan uluran bantuanmu. Bahagiakan dirimu dengan membahagiakan orang lain terlebih dahulu, ya.

Baiklah, mungkin hal-hal di atas yang perlu dilaksanakan terlebih dahulu, semoga tidak hanya sekadar wacana, namun semoga semua bisa diwujudkan dengan baik.  Jangan lupa tetap berpikir positif dan selalu ersenyum agar langitmu tetap cerah walau musim hujan telah tiba. Nikmatilah hujan di luar, namun jangan lupa pakai payung agar badanmu tidak terlalu basah.

Cintailahilah hujan, tetapi kau tetap harus menjaga kesehatan
Cintailah dia, tetapi jangan terlalu berlebihan
Salam sayang,

***

Anis Khoirunnisak

Anis Khoirunnisak, lahir pada tanggal 22 Desember 1994 dan tinggal di Dusun Sekaru Rt.02/Rw.05 Desa Kauman Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang. Telah menyelesaikan pendidikan terakhir pada program studi S1-PPKn Universitas Negeri Surabaya tahun 2018. Mencintai puisi sejak mengenyam pendidikan di bangku kuliah S1. Memiliki hobi membaca dan menyukai kopi. Bagi dirinya, keduanya adalah alternatif terbaik untuk menyenangkan hati sendiri. Pernah menjadi salah satu kontributor antologi puisi “Senja dan Hujan” dalam sayembara puisi 2017, kontributor antologi puisi “Ada apa dengan Rindu” yang diselenggarakan oleh Penerbit  Jendela Sastra Indonesia, dan kontibutor antologi puisi “Etalase” yang diselenggarakan oleh Media Berkarya. Jika ingin mengenal atau bercengkerama dengan perempuan pecinta sastra ini bisa mengunjungi instagram @anis_khoirunnisa94, twitter  @Anissa941, email : aniskhoirunnisak22@gmail.com

0 comments:

Post a Comment